🦞 Puisi Tarian Dari Langit

PUISIPUISI ROSTAN YUNIARDI 01/01/2018 3:07 PM Estetika Tim Saat sampai ke pintu langit ke tujuh, kujelaskan padanya Di antariksa Raya akan kuperlihatkan tarian bintang-bintang, Merekalah kejora-kejora replika yang selalu meniru senyummu di bumi. Tapisepasang kekasih masih terus menari. berkawan awan dan rembulan. Sesungguhnya mereka tidak terikat lagi pada malam. pada pagi. pada senja. atau bahkan pada fana. Cinta mereka t'lah abadi. di antara peradaban yang bising dan berlari cepat. sampai di langit yang diam dan syahdu. Tarianmemena buta Keangkuhan terlebih dulu menebar bisa. Langit ini tak bisa lagi memisahkan Antara biru dan kelabu Jejak telah dihapuskan dari beranda gaduh. Kota Kembang, 04 / 02 / 2018. Demikianlah tentang Puisi Bianglala Di Langit Cinta, baca juga puisi pelangi atau puisi puisi cinta yang romantis telah diterbitkan PUISITARIAN JIWA Oleh: Sukma taufik Paras ayu mu wartakan sukma Senyum indah mempesona Geliat tubuhmu luruhkan waruga Terdamparku di dalam bara asmara Bergumam resah Kala gundah merebah Di relung sukma Cintamu merona Terlukis di awan biru Kisah kasihmu Memadah aksara Tarian jiwa Menelusuri jalan satu Melangkah terharu Menggapai nikmati mu tegakterpancang di penjuru bumi. Apa pun itu. Nyatanya tak tersembunyikan. kegundahan hati merona kita larakan. gejolaknya mengguncang tapak bumi. Apa pun itu. nyatanya tak terlemahkan. kegetiran adalah kawah candra dimuka. kelak lahir hati bijak dari pusara langit. Apa pun itu. nyatanya tak tergantikan. kisah cinta ini telah tertulis WANGSITLANGIT. apa yang kau tebak dari warna langit yang menderu itu? Percakapan Tan dan Riwayat Kuldi Para Pemuja Sajak" menjadi salah satu penerima anugerah buku puisi terbaik versi HPI di tahun 2016. Buku puisi terbarunya "Kitab Ibu dan Kisah-Kisah Hujan" (2019) menjadi salah satu buku puisi terpuji versi HPI tahun 2019. ARTIKEL Oleh Harun Gafur Haliun. "Tari Lalayon adalah sebuah karya tari pergaulan yang berasal dari etnik masyarakat Fagogoru. Tarian ini berisi pesan-pesan berbau romantis dan cinta. Oleh sebab itu, tarian ini biasa dibawakan secara berpasang-pasangan dan memiliki gerakan -gerakan yang indah di sepanjang babak tariannya." Untukhasrat di palung kalbu Padahal, atas nama cinta, Kita selalu rela untuk sebuah kejujuran. TESTAMEN CINTA (4) Apa yang mesti aku katakan padamu, Saat gejolak rindu menikam langit ? Sedang bulan mendelik tak percaya dan bintang nerpaling ke arah lain Adalah kau, dindaku, datang bersama malam Merangkul erat matahari kegelisahan dan sangat tahu dan yakin Tugutarian langit merupakan ikon Perumahan elit di Kota Bekasi yaitu Kota Harapan Indah. Tugu ini dapat dijumpai di lingkar Bundaran Kota Harapan Indah, dilengkapi dengan air mancur yang membuat pemandangan di tugu ini terlihat mempesona dan indah. Di papan nama tugu tersebut tertulis syair dari sang pembuat patung yaitu Nyoman Nuarta Mencapaitepi dari sebuah dermaga. Sangatlah jauh, gelombangpun terus mengakar. Dan ilalang takkan berhenti merambat. Teruslah lukis keseimbangan. Antara kau dan Tuhan. Karna hanyalah Dia. Yang Perkasa dalam Kehidupan. Tutup mata, Dan katakan.. KumpulanPuisi 4 Bait Hingga 2022. Dari tahun ketahun kegemaran orang membaca semakin berkurang. Di bawah tangisan langit rintik-rintik Payung hidupku telah hilang jauh terpisah Pasrah disirami bulir air sampai tak berkutik Gelisah tiada yang meneduhi ragaku yang basah. KataRumi, cinta adalah astrolabe misteri-misteri Tuhan. Kapanpun cinta, entah dari sisi (duniawi) atau dari sisi (langit)-Nya, namun pada akhirnya ia membawa kita ke sana. Kadangkala cinta digambarkan 86yRE. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sepasang kekasih menari di tepi gerakan yang heningtarian mereka bercerita tentang cinta tanpa tepitentang buah hati yang ditinggal pergitentang setia yang dibingkai jadikan senja sebagai panggung pentasdan gemuruh angin sebagai musik pertunjukan. Sebentar lagi layar akan segera diturunkandan matahari sembunyi di balik sepasang kekasih masih terus menariberkawan awan dan rembulan. Sesungguhnya mereka tidak terikat lagi pada malampada pagipada senjaatau bahkan pada mereka t'lah abadidi antara peradaban yang bising dan berlari cepatsampai di langit yang diam dan kekasih menari di tepi cakrawaladalam gerakan yang heningmereka menyambut takdir yang membuka pintu kota daeng, 5 November 2021 Lihat Puisi Selengkapnya Ketika mata ini langsung menatap langit Cahaya terang itu seketika memantul Sungguh silau tanpa berkelit Membuat tubuh ingin terpental Jauh di ujung bumi timur dan barat Di mana letak langit paling biru? Jauh di ujung semesta yang tak terlihat Adakah langit biru itu muncul? Untuk apa langit itu terlihat biru? Keindahan langit biru pantas dipuji Membuat hati berseru-seru Langkah pun langsung terhentiUntuk semua makhluk Langit tak pernah kehilangan warna Baik atau buruk Mulia atau hina Tirulah langit yang tak pernah membedakan Pancarkan kasih dari dalam lubuk hati Biarkan damai bersamamu... Baca Juga [PUISI] Bersamamu IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Dan, rerumputan di halaman masih seperti menghijau di antara naungan rerimbunan liar ilalang. Terpaksa bertahan dari terpaan terik mentari siang. Sesekali, menampilkan harmonii tarian angin nan berembus. Lantas sekali mati menyisakan humus. Kemudian, pohon cemara itupun masih seperti dulu. Ia tetap kukuh berdiri di tepian terjal jurang. Ketika ranting dan cabang rela menghadang sapuan badai yang menerjang. Sesekali dihiasi pasangan burung yang menitipkan sarang. Lantas menggugurkan dedaun sebagai penanda musim kemarau nan langitku tak seperti tak lagi sekadar menampilkan arakan mendung yang dinyanyikan angin. Atau menyimpan jalan rahasia lengkung pelangi yang disisakan hujan. Bukan pula tempat berlabuh cahaya bintang-bintang di adalah tempat persembunyian rasa sakit. Usai detak waktu tak lagi mampu mengeja jejak tunggu. Padamu. Curup, Lihat Puisi Selengkapnya

puisi tarian dari langit